Sabtu, 04 Agustus 2012

Review Hari Keempat Interaksi PPAB MTI 2012


Hari ini hari keempat interaksi PPAB MTI 2012. Seperti biasa, kami dikumpulkan di depan GSG dan melakukan cek jumlah kehadiran, kelengkapan spek serta pengumpulan tugas. Pada hari ini, jumlah anggota angkatan kami yang hadir sekitar 136 orang. 20 orang tema kami sakit, 8 orang izin dan 2 orang izi keagamaan.

Setelah cek spek, kami dimobilisasi ke ruang PTI. Disana ami mendapatkan materi mengenai MTI. Sebelumnya, kami juga mendapat seminar dengan pembicara kaka dari TI 2008, tapi saya lupa nama kakak itu. Yang jelas dia bericara tentang pentingnya masuk himpunan. Beliau mengatakan bahwa di dunia kerja nanti smua ilmu-ilmu dan pengaaman yang kami akan dapat dari himpunan itu sangat berguna. Karena dengan masuk himpunan banyak sekali manfaat yang kita akan kita dapat. Seperti aktualisasi diri, disiplin, manajemen waktu, manajemen SDM dan yang paling penting adalah kesadaran untuk secara rendah hati membantu orang lain, atau dalam kalimat lain adalah pengabdian masyarakat.
Setlah seminar dari kakak TI 2008, acara dilanjutkan dengan pengenalan MTI. Pembicaranya adalah Kak Handy yang merupakan ketua himpunan MTI. Beliau menjelaskan mengenai sejarah maupun struktur organissi dari MTI itu sendiri. Selain itu, diceritakan juga mengenai sisi lain dari MTI, seperti kehidupan serta budaya anggota-anggotanya.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Amazing Race. Jadi peraturan permainan ini adalah kami sekelompok akan diberi clue untuk menemukan tempat-tempat yang dimaksud oleh clue. Di tempat itu aka nada kakak-kakak dari MTI. Setiap tempat diisi oleh kakak-kakak yang berasal dari kesekjenan yang berbeda di MTI. Dan pada setiap pos kami akan diberi games dan materi, serta review dari materi yang telah diberikan pada pos sebelumnya.

Pada pos pertama, yaitu di depan Tokema, kami bertemu dengan kakak-kakak kesekjenan eksternal. Kesekjenan ini terdiri empat divisi, yaitu divisi kemahasiswaan internal, kemahasiswaan internal, hubungan luar, dan kajian.

Pos kedua, berlokasi di lapangan seni rupa. Disana kami bertemu dengaN kakak-kakak dari kesekjenan KPM (Keilmuan, Profesi dan Minat). Kesekjenan ini memiliki 5 divisi, yaitu divisi olahraga dan kesehatan, seni budaya, consulting, akademik dan keprofesian.

Pada pos ketiga, kami bertemu dengan kakak-kakak dari kesekjenan pengabdian masyarakat. Kesekjenan ini memiliki dua divisi yaitu community development serta community service.
Di pos keempat, kamibertemu dengan kakak-kakak dari bidang kesekretariatan, media dan propaganda serta keuangan.

Di pos kelima kami bertemu dengan kakak-kakak dari senator. Lalu di pos enam kami bertemu dengan kakak dari BPA (Badan Perwakilan Anggota). Dan di pos terakhir kami bertemu dengan kakak-kakak dari kesekjenan internal. Kesekjenan internal sendiri terdiri dari divisi kaderisasi, kekeluargaan serta BRT (Badan Rumah Tangga).

Review Interaksi Hari Ketiga PPAB MTI 2012


Hari ini interaksi hari ketiga PPAB MTI 2012. Pada hari ini kami dikumpulkan didepan GSG pada pukul 7.30. Hari ini jumlah angkatanj kami yang datang ke PPAB hanya berkisar 134 orang.  Dan ini jelas sangat jauh dari jumlah kehadiran minimal yang terdapat pada kontrak belajar. Para panitia menanyakan pada kami tentang alasan teman-teman kami yang tidak hadir. Namu dari 32 orang yang tidak hadir, kami hanya mampu memberikan alasan bagi 26 orang, sedangkan sisanya kami tidak bisa memastikan alasan ketidakhadiran mereka.

Para panitia pun marah. Mereka mengungkapkan kecewa pada angkatan kami yang mereka anggap belum kompak dan peduli satu sama lain. Mereka marah, dan memutuskan untuk menghentikan acara PPAB dan membubarkan kami begitu saja. Kami merasa sangat bersalah. Lalu kami merenungkan mengenai masalah ini. Kami mencoba berdiskusi dan mencari solusi untuk masalah ini. Akhirnya kami berusaha untuk menelepon, mencari tahu, bahkan menjemput teman-teman kami yang tidak bisa hadir hari itu. Teman-teman saya yang sakit namun sakitnya tidak terlalu parah, sampai dijemput ke rumahnya untuk sekedar datang ke kampus guna memenuhi jumlah minimal kehadiran. Saya sungguh berterima kasih pada teman-teman saya yang sudah memaksakan datang padahal kondisi kesehatan mereka sedang tidak baik.

Akhirnya  acara PPAB pun dilanjutkan. Seperti biasa, dilakukan pengecekan spek dan pengumpulan tuga-tugas yang telah diberikan pada interaksi sebelumnya. Setelah pengecekan selesai, kami disuruh untuk menampilkan tarian angkatan yang telah kami buat bersama-samam. Angkatan kami memilih lagu Potong Bebek Angsa, lagu daerah dari Sulawesi, dan kami pun sukses menampilkan lagu itu dengan baik.
Lalu kami dimobilisasi ke ruang PTI. Disana, kami melakukan presentasi tugas yang telah diberikan pada interaksi sebelumnya. Tema untuk tugas tersebut adalah perindustrian di Indonesia, dan kelompok saya memilih tema industri kelapa sawit sebagai topiknya. Presentasi ini, seperti presentasi sebelumnya, dinilai dan dikomentari oleh dewan juri. Juri-juri itu berasal dari kakak-kakak MTI 2009 dan 2010.

Setelah acara presentasi, kami kembali dimobilisasi ke GSG. Kami dibarisakan di depan GSG. Disana kami melakukan review materi mulai dari hari pertama samapi hari ketiga pelaksanaan PPAB ini. Selain itu, panitia pun melakukan agitasi kepada angkatan kami. Mereka mencecar kami dengan berbagai pertanyaan dan teguran akan ketidak-kompakan angkatan kami. Lagi-lagi mereka mengungkapakan bahwa mereka kecewa dengan angkatan kami yang masih juga belum kompak dan belum peduli satu sama lain. Lalu mereka memberi solusi agar kami secepatnya menentuka ketua angkatan, agar terdapat sosok seorang pemimpin yang mempunyai wibawa dan wewenang untuk mengatur jalannya koordinasi seluruh angkatan. Dan mereka memberi kami tenggat sampai hari senini untuk menentukan ketua angkatan.

Selain itu, kami juga menyanggupi untuk melakukan matrikulasi setiap sehabis interaksi, ini kami lakukan untuk menjawab keraguan panitia tentang pemerataan materi yang harus didapat oleh semua anggota angakatn calon MTI 2012.

Review Interaksi Hari Kedua PPAB MTI 2012

Hari ini adalah hari kedua PPAB MTI 2012. pada pagi hari kami dikumpulkan di ruang PTI. Disana panitia mengecek kelengkapan spek dan tugas-tugas yang telah diberikan pada kami di interaksi sebelumnya. ternyata masih banyak dari kami yang tidak membawa spek dengan lengkap dan benar. terdapat 16 orang teman saya yang tidak membawa spek dengan lengkap. namun jumlah ini jauh berkurang dibanding di hari pertama dimana orang-orang yang tidak membawa spek mencapai 56 orang.

Setelah pengecekan yang dilakukan oleh panitia, acara hari itu pun dilanjutkan dengan pemberian materi oleh kakak-kakak dari TI-MRI 2009, yaitu Kak Bintang dan Kak Tafta. Mereka menjelaskan tentang 7 Tools. 7 Tools ini berguna untuk pengendalian kualitas (Quality Control). Dari penjelasan yang diberikan oleh kedua kakak pembicara, saya menangkap bahwa ada banyak metode dan tools yang digunakan untuk melakukan pengendalian kualitas (Quality Control) statistik namun yang terkenal adalah dengan menggunakan 7 tools atau ada yang menyebutnya dengan seven magnificent tools yaitu menggunakan :
1. Flowchart
tools yang menggambarkan suatu proses barang atau jasa secara detail sehingga kita bisa menganalisis bagian dari proses.
2. Check Sheet atau  Lembar pemeriksaan
lembaran yang berisi daftar kualitas yang harus dipenuhi ketika proses berjalan.
3. Histogram
grafik diagram batang yang menggambarkan banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap produk atau jasa.
4. Scatter Plot
Diagram pola yang digunakan untuk menggambarkan kedekatan faktor faktor pada produk atau jasa.
5. Control Charts
Peta kontrol itu untuk mengtahui data tingkatan kualitas produk terhadap kecacatan produk terhadap waktu yang ada. tujuannya untuk mendapatkan keseragaman kualitas sehingga jika terjadi peningkatan grafik (jumlah cacat lebih) maka perlu dilakukan perbaikan berkelanjutan.
6. Fishbone Diagram (Ishikawa Diagram)
Analisis sebab akibat yang digunakan untuk menggambarkan hubungan hubungan antara faktor penyebab ketidaksuaian pada produk dan jasa.
7. Pareto Diagram
diagram batang yang menggambarkan proporsi faktor yang berpengaruh terhadap produk dan jasa. karena menurut pareto, dengan menyelesaikan 20% masalah utama dapat meningkatkan hasil 80 %.

Setelah pemberian materi, kami dimobilisasi ke selasar labtek dan bergabung dengan kelompok masing-masing. di dalam kelompok, kami diberi tugas untuk menyebutkan masalah-masalah yang ada di sekitar ITB. dari sejumlah masalah yang kami temukan, kami pun disuruh untuk memilih satu masalah yang kira-kira paling menarik dan bisa kami beri solusi. akhirnya kelompok saya memilih masalah "antrean panjang kendaraan di parkiran ITB" untuk dibahas. Kami ditugaskan untuk mengidentifikasi faktor penyebab masalah tersebut dan mencoba mencari solusi untuk pemecahan masalah itu dengan menggunakan metode 7 Tools yang telah diajarkan. Dari tujuh metode yang ada, kelompok saya memilih metode Fishbone untuk menyelesaikan permasalahan yang kami angkat, karena kami rasa metode inilah yang termudah.
Setelah menyelesaikan tugas tersebut, kami diharuskan untuk mempresentasikan hasil diskusi kami didepan para juri dengan dua orang yang tampil sebagai presenter sebagai perwakilan kelompok.

Setelah acara presentasi selesai, kami dimobilisasi lagi ke ruang PTI. Disana kami diberi tugas lagi oleh LItbang untuk interaksi selanjutnya. Tugas-tugas yang diberikan adalah buku angkatan minimal 45 orang, koran angkatan, dan tugas pembuatan properti untuk presentasi kelompok di interaksi selanjutnya.